1. Milikilah gambaran besar dan ikuti prosesnya. Visi yang besar dapat dicapai dengan cara membuat pencapaian-pencapaian kecil sehingga menuju pencapaian besar sesungguhnya. Proses sangatlah penting dalam hal ini. Ketika Anda belajar dan berhasil menyelesaikan langkah-langkah kecil, Anda akan termotivasi untuk mencapai tujuan akhir Anda.
2. Selesaikanlah apa yang Anda mulai. Setiap hasil yang setengah jadi tidak ada gunanya bagi siapapun. Selalu berhenti ditengah jalan adalah sebuah kebiasaan!. Kembangkanlah kebiasaan untuk selalu menyelesaikan tugas/project dengan motivasi yang besar.
3. Bergaullah dengan orang yang memiliki minat sama dengan Anda. Saling mendukung adalah salah satu cara untuk saling memotivasi. Kembangkanlah kemampuan dan karakter dalam membangun hubungan. Jika teman-teman Anda adalah pecundang, Anda cenderung akan menjadi serupa dan jika mereka adalah pemenang, maka Anda akan menjadi pemenang juga. Untuk menjadi seorang dokter kita harus bergaul dengan dokter!
4. Belajarlah bagaimana untuk belajar. Selalu bergantung pada pengetahuan orang lain akan membuat Anda selalu menunda. Setiap orang harus mampu untuk belajar walaupun tanpa pengajar/guru. Karena pada kenyataannya, ketika Anda belajar menemukan sendiri (self-education) Anda akan mampu menciptakan ide-ide baru dan bahkan kesempatan untuk sukses.
5. Gunakanlah talenta Anda denga hal-hal yang memotivasi Anda. Talenta alamiah Anda akan memberikan motivasi, motivasi akan menghasilkan ketekunan, dan ketekunan akan membuat semua pekerjaan Anda selesai!
6. Tingkatkanlah pengetahuan yang mendukung tujuan Anda. Semakin Anda tahu tentang sesuatu, semakin Anda akan belajar tentang hal tersebut. Keingintahuan yang berasal dari dalam diri Anda akan membuat Anda selalu berkembang.
7. Beranilah mengambil resiko. Kegagalan dan pengalaman buruk adalah bahan bakar motivasi. Kegagalan adalah alat untu belajar. Tak seorang pun pernah sukses terhadap suatu hal tanpa mengalami kegagalan.
”Ketika semangat dan motivasi sudah tidak ada dalam diri Anda, maka Anda sebenarnya sudah mati walaupun hidup”


