Kata Pengantar
Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti saja akan diterkam dan dilahap habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun pasti akan remuk dan tak pernah tersisa oleh taringnya yang runcing. Suatu saat, ketika tahu bahwa orang kristen adalah orang-orang baik, maka berkatalah ia kepada teman-teman singa yang lain, “Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan aku ingin bertobat”. Namun setelah lewat beberapa hari, seorang kristen lewat. Singa liar dan buas itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemoohi teman-temannya, “Bukankah engkau ingin bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang kristen sebagai santapan lezatmu? Mengapa hari ini engkau justru sekali lagi membunuh seorang kristen?”. Singa buas itu menjawab, “Saya memang sudah berjanji untuk tidak menerkam orang kristen. Namun orang yang telah kumakan itu telah kucium sebelum kuterkam. Ternyata sama sekali tak tercium aroma kekristenan, kecuali bibirnya saja. Karena itu bibirnya sajalah yang tidak kumakan”.
Setiap isi dan prinsip kebenaran dari Alkitab harus diungkapkan lewat perbuatan nyata, dan bukannya lewat kata-kata yang berapi-api saja. Karena terlalu banyak orang Kristen yang ‘mengerti’ tentang kebenaran tetapi ‘tidak mengerti’ bagaimana untuk hidup dalam kebenaran itu.
Buku ini akan mengajarkan kepada Anda untuk menghidupi iman yang Anda percayai melalui perbuatan-perbuatan praktis sehari-hari. Saya yakin, Anda akan mengalami Better Life dalam hidup Anda!
Tuhan memberkati Anda!

